Postingan

Cerita Rakyat Sumsel : Bujang Remalun

Gambar
Ada satu negeri yang tenang dan damai. Negeri ini dipimpin oleh seorang raja yang mempunyai seorang anak laki-laki bemama Bujang Remalun. Bujang Remalun sudah mempunyai tunangan bernama Putri Kendun. Pada suatu hari Bujang Remalun sedang ikut membantu warga memperbaiki balai desa. Akan tetapi, malang tak dapat ditolak. Bujang Remalun mendapat celaka pada saat bekerja. Dia mengalami kecelakaan sehingga menyebabkan dia meninggal dunia. Kematian Bujang Remalun ini sengaja tidak disampaikan kepada tunangannya. Hal itu atas pesan Raja kepada rakyatnya. Raja berpesan kepada siapa saja yang memberitahukan tentang kematian anaknya akan dapat hukuman. Bujang Remalun dikuburkan di Bukit Seenti-Enti di Limau Manis. Di atas kuburannya diletakkan banyak alat musik milik Bujang Remalun. Pada suatu malam roh Bujang Remalun bangkit dan mendatangi rumah Putri Kendun. Sang putri yang tidak mengetahui kematian Bujang Remalun tidak menyangka jika yang datang itu adalah roh Bujang Remalun. Sang put...

Danau Ranau Menurut Peneliti Ekspedisi Limnologi Indo-Danau

Gambar
Dilihat dari sejarah pembentukannya, Danau Ranau tergolong danau tekto-vulkanik. Evolusi Danau Ranau bermula dari terbentuknya cekungan akibat sesar pisah-tarik (pull-apart fault). Dalam cekungan berukuran 12 km x 16,5 km ini, gunung api dan panas bumi bermunculan. Letusan dahsyat Ranau terjadi sekitar 55.000 tahun yang lalu dan menyemburkan 150 km 3 rempah vulkanik. Endapan aliran awan panas dan material jatuhan menyelimuti area seluas 140 km 2 . Proses ini diikuti perkembangan kaldera-kaldera kecil yang kemudian terisi air.Peningkatan aktivitas vulkanik ini kemudian memperluas kaldera hingga ke bentuk seperti sekarang (Setyahadi et al. 2012). Ekspedisi limnologi Indo-danau yang dilaksnakan besama oleh peneliti Finlandia dan  Indonesia di tahun 1992 (Lehmusluoto, et al. 1997), memberikan gambaran tentang kondisi  limnologi Danau Ranau saat itu. Hasilnya antara lain menunjukkan karakteristik perairan danau ini yang mempunyai stratifikasi yang lemah. Di lapisan bawah (l...

Puyang Meranggi , Waliyullah Dari Desa Kelampadu Kab. Ogan Ilir

Gambar
( Potret napak tilas makam Puyang Meranggi diseberang sungai Ogan) SEBUAH  desa tua di tepian sungai Ogan yang terletak di kecamatan Muara Kuang Kabupaten Ogan Ilir Sumsel, yang bernama desa Kelampadu , yang mempunyai akar sejarah yang sangat erat dengan kota Pelembang Darussalam , Kelampadu terdiri dari dua kosa kata bahasa Pelembang asli yakni kelam yang berarti pagi-pagi sekali , dan padu yang berarti mulai semua kegiatan dan aktifitas , Kelampadu berarti desa yang penduduknya berasal dari kota Pelembang Darussalam yang rakyatnya mempunyai kebiasaan memulai semua aktifitas dan kegiatan nya di mulai pada pagi-pagi sekali dalam setiap harinya. Jika berbicara tentang desa Kelampadu dan kota Pelembang Darussalam maka kita tidak bisa dipisahkan dengan dua orang tokoh yaitu Puyang Meranggi leluhur desa Kelampadu yang makamnya di seberang sungai Ogan desa Kelampadu , dan Puyang Muara Ogan (kyai marogan) leluhur tokoh ulama besar kota Pelembang Darussalam yang makamnya di m...

Danau Ranau: Kehidupan di Hulu Ogan-Komering

Gambar
Bukit-bukit berjajar mengelilingi hamparan air kebiruan di sebuah danau yang berada di area Sesar Semangko.Sementara itu, gunung api yang puncaknya terkesan kabur diselimuti awan terlihat kokoh berdiri di seberangtenggara dan dikenal dengan nama Gunung Seminung. Pemandangan elok tersebut merupakan secuil kesan pertama yang dapat kita saksikan di lingkungan sekitar Danau Ranau. Danau Ranau merupakan danau ‘tektovulkanik’ yang terhampar di atas sebuah kaldera berumur Pleistosen (lihat Bemmelen, 1970; Verstappen, 1973). Meskipun telah lama mati, konon pada akhir abad ke-19 M hingga awal abad ke-20 M kaldera tersebut masih menunjukkan aktivitasnya dengan menyemburkan mineral beracun serta sengatan aroma sulfur yang khas dikeluarkan oleh kawah gunung api. Selain mengakibatkan perubahan warna air danau, aktivitas vulkanik tersebut juga menyebabkan banyaknya ikan dan biota penghuni danau tersebut mati (lihat Figee dan Onnen, 1890). Evolusi geologi danau seluas 16 × 12,5 meter ini b...

Uluan dan Peran Pasirah di Pedalaman Sumsel

Gambar
Pedalaman Palembang, secara politis dikenal dengan istilah wilayah uluan , sebagai sebuah dikotomis dari wilayah iliran , ibukota Palembang. Uluan Palembang dianggap wilayah “taklukan” dari penguasa di iliran , namun menariknya uluan merupakan tanah yang masih memiliki kekuatan-kekuatan otonom dan merdeka. Palembang sebagai daerah pusatnya hanya butuh sebuah “pengakuan” saja, dan uluan-uluan itu “mengakui” dalam bentuk konsep ritual milir sebah . Sekali-sekali, terutama sekali setahun dalam bulan ramadhan, menjelang lebaran, milir sebah , mengilir datang ke pusatnya di Palembang, sambil membawa barang-barang upeti gegawaan, hasil bumi daerah uluan , untuk dipersembahkan kepada penguasa di pusat. Sebagai imbalannya, pusat akan memberi perlindungan kepada daerah-daerah uluan yang mengadakan milir sebah . Daerah otonom, di uluan ini, terpilah-pilah dan terpisahkan satu sama lain dalam bentuk pemerintahan kemargaan, marga. Marga ini berbentuk sebuah wilayah yang lebih banyak dit...

Cerita Rakyat Ranau : Rakian Sukat (Hutan Larangan 2)

Gambar
Puluhan tahun berlalu sejak kejadian hilangnya beberapa warga kampung di Hutan Seminung. Kehidupan di Kampung Sukau kembali tenteram karena masyarakat sudah tidak ada lagi yang pergi ke hutan untuk mencari kayu, mengambil hasil hutan, atau berburu. Orangorang tua selalu mengingatkan anak dan cucu mereka agar tidak mendekati Hutan Seminung. Suatu ketika datanglah seorang pemuda memasuki Kampung Sukau. Pemuda itu bertubuh tegap. Postur tubuhnya lebih tinggi dari postur warga Kampung Sukau pada umumnya. Kulitnya coklat cenderung gelap. Hidungnya mancung. Alisnya tebal. Panjang rambutnya hampir sebahu. Apabila tersenyum, tampak sebuah lesung pipi yang menambah manis wajahnya.        Karena keelokannya, masyarakat sekitar yang pernah berpapasan memanggilnya dengan sebutan ”si Tampan”. Pemuda tampan itu hendak mencari tempat untuk bertapa. Sebelum menemukan tempat yang cocok, dia mampir sejenak di Kampung Sukau sekadar melepas lelah dan bertegur sapa dengan pendu...

Cerita Rakyat Sumsel : Putri Berambut Putih

Gambar
Di zaman kekuasaan Sunan Palembang, di desa Perigi marga Kayu Agung kabupaten Ogan Komering Ilir hiduplah seorang putri yang sangat cantik. Kecantikan putri itu terkenal tidak ada yang dapat menandinginya pada waktu itu. Nama putri itu adalah Putri Rambut Putih. Selain cantik Putri Rambut Putih juga terkenal sakti. Jika ia meludahi orang, rambut orang itu akan berubah menjadi putih. Karena itulah dia bemama Putri Rambut Putih. Kecantikan dan kesaktian Putri itu terkenal di seluruh negeri sehingga banyak pemuda ingin melamamya untuk dijadikan istri dan banyak orang tua yang ingin menjadikannya menantu. Akan tetapi, sayangnya Putri Rambut Putih adalah seorang gadis yang sombong. Siapa pun yang mencoba mendekatinya, dia akan meludahi orang itu hingga menjadi putih. Putri Rambut Putih juga mempunyai seorang kakak laki-laki bemama Langkuse. Dia seorang laki-laki yang gemar bertapa dan mendalarni ilmu kebatinan. Kesaktian Langkuse juga sangat terkenal tidak ada yang dapat mengal...