Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

PERJUANGAN RAKYAT PALEMBANG MENGHADAPI BELANDA

Gambar
A. Perang Palembang Ketika pertama kali dilantik pada 1803, Sultan Muhammad Badarudin II mengeluarkan kebijakan untuk terus memperkuat pertahanan Kesultanan Palembang Darussalam dengan cara mendirikan benteng-benteng pertahanan. Mula-mula benteng yang dibangun berada di hulu sungai Musi yaitu di daerah Banyu Langu yang dipergunakan untuk menghadapi serangan pasukan musuh. Selain sebagai pertahanan, benteng juga digunakan untuk mengawasi aliran perdagangan dari daerah sampai ke pusat, sebagai tempat mendirikan gudang-gudang perbekalan, serta sebagai tempat mengatur siasat menghimpun kekuatan massa. Perlawanan oleh Sultan Muhammad Badarudin II terhadap Belanda lahir dari kesadaran bahwa untuk menjadi suatu kesultanan yang besar, maka Palembang harus mampu menjaga kedaulatannya dari intervensi-intervensi bangsa asing. Dalam hal ini Sultan Muhammad Badarudin II berusaha untuk mencegah Belanda mencampuri persoalan yang terjadi di dalam lingkungan kraton. Selain itu, Sultan Muh...

Cerita Sastra Musi : Gadis Cantik di Kebun Bunga

Gambar
Gadis cantik tinggal bersama ibunya. Ketika suatu hari ibunya memungut cendawan, ibunya menyuruh Gadis Cantik memasak cendawan itu. Setelah cendawan itu- masak, Gadis Cantik itu meletakkannya di atas punggung kura-kura sehingga cendawan itu dibawa kura-kura sampai masuk ke empang gergasi. Gadis Cantik mengikutinya juga. Ketika Gergasi melihat empangnya telah berisi, dibawanyalah isi empang itu. Setibanya di rumah, Gergasi itu menanyakan berapa besar hati Gadis. Si Gadis menjawab bahwa hatinya baru sebesar kuku. Dua hari berikut pertanyaan itu diulanginya lagi dan dijawab oleh si gadis bahwa hatinya masih sebesar tinju. Beberapa hari berikutnya Gergasi bertanya lagi dan dijawab oleh si Gadis bahwa hatinya sudah sebesar piring. Mendengar itu. Gergasi menyuruh si Gadis menumbuk bumbu untuk menggulainya. Pada waktu itu ada seekor elang. Si Gadis bernyanyi, "Elang sekap elang si gunggung. bawa saya ke kebun bunga, diupah ayam sekandang." Ketika Gergasi menanyakan apa ya...

Cerita Rakyat Suku Aji : Anak Pangeghan Mas

Gambar
Pangeghan Mas anaknya dua, satu Ghadin Mas Panji, satu lagi Ghadin Mas Kagha. Sewaktu haghi Ghadin Mas Panji duduk besantai-santai , tiba-tiba angin datang deghasnya adak dapat tekigha, p empang kayu patah. B u ghung Geruda datang bebayang ngusung sughat Siti Dayang Mbak Ayu, tunangan Ghadin Mas Panji sejak turun dunia. Siti Dayang Mbak Ayu, anak Pangeghan Ratu, ditunang ulih Ghadin Lakumbang, anak Ghadin Cili, tinggal di Aceh gagahnya adak tekigha. Ghupa-ghupanya surat Siti Dayang Mbak Ayu diusung Bughung Geruda ngehadap Ghadin Mas Panji. Pengawal Ghadin Mas Panji tiba tiba adak beghani, cawanya, "Kalu Bughung Geruda lapah nganta gh kan sughat de ng an Ghadin Mas Panji, pegilah sendighi." Hatu waktu ia beghada di depan ghumahnya, Bughung Geruda teghus ngadap Ghadin Mas Panji. Sughat diteghima laju Bughung Geruda lapah ke jalan Siti Dayang Mbak Ayu. Sughat diteghi m a jak burung hatu, nkan dibaca ulih Ghadin Mas Panji. Ghupa-ghupanya Siti Dayang Mbak Ayu, tuna...